10 January 2013

Aldy Salim Bustaman's Artwork


 
Pertama tahu Aldy Salim Bustaman waktu jaman-jaman Friendster dulu, Aldy ngetop sekali. Akunnya banyak, banyak pula yang nge-add. Aldy, Furry Citra Dellina, Icky, Shandithia Dermawan aka Doa, Yusuf Adam, dan teman-temannya merajai Friendster. Waktu semakin berlalu dan saya menyukai Aldy karna pikiran-pikirannya yang ia tuangkan lewat tulisan dan karya-karyanya (berupa ilustrasi, digital work, Typograph, dll). Unik, berbeda, indah, segar, nyindir dengan cara yang menggelitik



Good morning Sarah


Blanketed


Beberapa waktu yang lalu Aldy menjawab pertanyaan-pertanyaan saya lewat message.



 Dari kapan mulai suka seni? 
Dari TK emang udah suka gambar walau ngasal..


Budak Brand

I can't find my gut


 
Inspirasi datang darimana? 
Dari kamar gw... Gatau knp kalo di kamar inspirasi selalu dateng gitu aja.




 Bagaimana cara kamu menikmati seni? 
Dari bagaimana seni itu disampaikan (visual/non visual)





 Hal apa yang mempengaruhi karyamu? 
Kehidupan sehari-hari, experience, fantasi.


tribute to MJ




 Media yang paling sering kamu gunakan? 
Kertas BC.




Apa yang ingin kamu sampaikan lewat karya-karyamu? 
Kebebasan, sex, anti common sense, pemerintah, dsb.




Do you believe in coincidence?
 Enggak, menurut gw semua yg terjadi itu udah skenario Tuhan..



Kata Aldy tentang kegilaan :

 Dengan menjadi gila, seseorang akan sangat aktif, menghargai dan perduli akan apa yang ada disekitarnya. Kenapa? Mereka akan sangat amat mengamati apapun yang ada di sekelilingnya, dan 'menyentuhnya'. Apapun itu. Air, udara, bau, benda.

Pernah gue berbicara dengan seseorang yang bisa dibilang 'kurang waras' di sekitaran Puncak. Gue yakin dia enggak berbahaya, karena dia seperti berbeda dengan yang lainnya.
Dia menggunakan pakaian ala Eskimo yang terbuat dari karung-karung beras yang udah di design sendiri sama dia hingga menjadi sebuah pakaian. Dia berdiri di pinggir jembatan, yang awalnya gue kira mau bunuh diri. Gue pun dengan berani menghampiri dan menyapanya.

"Permisi pak, sedang apa?"

dia awalnya diam, lalu gue tanya lagi.
"Permisi pak, sedang apa nih?"
lalu dia menjawab "Bernafas.."
jawaban dia yang membuat gue semakin bertanya-tanya..
"Bernafas? Kita sudah bernafas sejak kita dilahirkan p...." dan dia langsung memotong,
"Kita bernafas karena udara, tapi kita jarang menghargainya." dengan nada berat. Sepertinya dia menjadi seperti itu dikarenakan stress.

Dan gue ingin melanjutkan pembicaraan itu karena gue pikir ini sangat menarik untuk dibahas, terutama dengan lawan bicara yang lebih menarik lagi. Tapi apa daya, temen-temen gue udah keburu manggil gue dan pada ketakutan gue di apa-apain. Akhir kata gue ucapin selamat tinggal ke bapak itu, tapi dia malah diem aja. Yaudah..

Dari situ gue mempelajari. Bahwa
kegilaan akan menjadikan kita lebih menghargai apa yang ada disekitar kita, yang tidak dilakukan pada manusia normal umumnya.
Keadaan air, udara, suara, getaran, atau debu sekalipun. Apapun yang ada disekeliling kita. Kita hanya menganggapnya sesuatu yang biasa, atau malah justru sesuatu yang mengusik. Hal itu dikarenakan sudah terbiasa berada disekeliling kita, atau justru sebaliknya, kita tidak pernah menjumpai hal itu sehingga kita menganggapnya seperti ancaman. Seperti misalnya, kita terbiasa hidup di rumah yang bersih, dan ketika kita mendatangi rumah yang berantakan dan kotor, kita tidak akan merasa nyaman berada di tempat itu.

Kegilaan juga membuat kita bebas berekspresi. Gue jadi inget sama salah 1 pelukis hebat masa impresionis dari Belanda, Vincent van Gogh. Yang mengalami banyak tekanan pada hidupnya lalu menjadi gila. Dan disaat ia menjadi gila, justru disitulah puncak dari karirnya dimulai. Ia mulai melukis apapun yang ada di memori dia tanpa merusak kualitasnya. Dia tidak lagi memperdulikan apa pun, termasuk "Hukum". Dikarenakan dia pernah di penjara dulu akibat melukis sesuatu yang melanggar hukum. Namun, ia sudah menjadi gila pada akhirnya, tidak akan ada hukum yang bisa membunuhnya. Tidak akan ada hukum yang membunuh HAM dia untuk melukis.





Batman in villain version


9 January 2013

Burger Buto, sensasi makan burger ukuran raksasa


Ingin merasakan sensasi makan burger berukuran raksasa? Datang saja ke Kedai 27 yang terletak di Jalan Sarangan No 27 Malang ini:)

Mama Burgernya centil ya :)
 Yang membuat tempat ini unik karena disini  tersedia beragam burger dengan ukuran besar. “Buto” dalam Bahasa Jawa berarti besar atau raksasa. Menu burger yang paling mahal adalah Burger Buto Ijo Telor seharga Rp 35.000. Rotinya berwarna hijau dengan diameter sekitar 30 cm.  Isi lapisan dalamnya  yaitu daun selada, daging, timun, tomat, mayonaise, keju dengan tambahan telur. Bisa dimakan untuk 4 atau 5 orang.   


Menu Kedai 27
Pertama kali datang kesana saya memesan coklat panas seharga Rp. 5000 dan Burger Buto Keceng Rp. 13.000, sedangkan Mas Yudha memesan es teh Rp. 3000 dan Burger Buto Keju Spesial Rp. 13.500. Dalam Bahasa Jawa “keceng” berarti kurus. Panjanganya 60cm, semacam hotdog gitu. Isinya samalah seperti burger yang lain, bedanya dagingnya daging cincang. 

Burger Buto Keju Spesial, gedenya melebihi kepala ya...
senangnya Burger Keceng-nya dateng :9
Minumannya bervariasi, dari es jeruk, cappucino, coke float sampai soda gembira dengan kisaran harga dari Rp.3000 – Rp. 12.000. Selain burger, Kedai 27 juga menyediakan beberapa varian menu nasi bakar, mulai dari nasi bakar tempe tahu penyet Rp. 5000 yang ramah untuk kantong mahasiswa  hingga nasi bakar bebek seharga Rp. 12.000 

chocholate float

lime squash
Oya, kami juga sudah mencoba Burger Buto Long. Sekilas mirip Burger Buto Keceng. tapi ternyata isinya beda, kalo Keceng isinya lengkap sedangkan Long hanya berisi daging saja.
Pertama nyoba suka banget, rotinya lembut, produksi sendiri tuh. Dagingnya juga enak. Tapi pada kunjungan terakhir rotinya terasa keras. Entah kenapa

Burger Buto Keceng dan Burger Buto Long
Dari segi interior Kedai 27 ini bernuansa jawa klasik. Ada radio kuno dan foto-foto jaman dulu di dalamnya, seru deh. Meja dan kursinya dari kayu. Sayangnya tempat ini banyak sekali peminatnya, saya masih ingat pada kunjungan kedua tempat penuh. Di dalam mungkin ada hampir 100 orang. Sumpek sekali. Belasan orang antri di depan! Karna sudah lapar sekali akhirnya saya dan Mas Yudha wisata kuliner ke tempat lain (kami ke Cafe My Choice, kapan-kapan saya bahas ya). Oya waktu itu kami kesana sekitar jam setengah 7an malam. Kunjungan terakhir tempat penuh juga, yang antri di depan hanya anak SMA  yang baru pulang sekolah, akhirnya kami memutuskan menunggu. Gak sampai 15 menit dipanggil untuk masuk ke dalam.




Kalau ingin wisata kuliner ke kedai ini jangan berkunjung di hari Senin karena tutup. Kedai  ini buka dari hari Selasa sampai Minggu dari jam 11.30 sampai 9 malam. Khusus untuk hari Jumat, Kedai 27 mulai pukul 12.30 sampai setengah 10 malam.

2 January 2013

Ullynara Zungga Vriscarini Syahvira : Do everything positive to reach everything positive





Ullynara Zungga Vriscarini Syahvira, saya memanggilnya Nara. Sulung dari 3 bersaudara ini adalah gadis yang bertalenta. Saat ini Nara sedang kuliah di jurusan Sastra Inggris Universitas Jember. Selain sibuk kuliah dan garap skripsi, Nara juga aktif bernyanyi. Ia tergabung dalam Tim Paduan Suara Mahasiswa Universitas Jember dan Belleza, sebuah vocal group yang lagunya saat ini sering diputar di radio


Nara, namamu unik dan menarik sekali. Apa artinya?
My dad gave me my name. Ullynara artinya ratu, Zungga artinya pertama, Vriscarini artinya pemimpin, Syahvira artinya cantik.




Bagaimana hubunganmu dengan orang tua?
I love my parents so much karena mereka adalah role modelsku di dunia. Aku sangat dekat dengan mereka. Aku ceritakan semua hal pada mereka.

Nara kecil dan Ibu


Saat melakukan pemotretan di rumah Nara saya bertemu ibundanya, Agung Setyorini. Beliau membuatkan jus markisa segar yang dipetik langsung dari halaman rumah.

Siapa orang yang paling berpengaruh dalam hidupmu?
Ayahku. I wanna be like him.

 Ayahnya, Ilham Zoebazary, adalah salah satu dosen favorit saya. Beliau juga seorang penulis, aktor dan juga sutradara.

Ilham Zoebazary dan Ketty Prapagiakinapaki dalam sinetron TVRI ANANDA (1990)





Bagian tubuh mana yang paling kamu suka?
Emm, agak susah, karena aku suka semua bagian tubuhku. Tapi aku paling suka kepalaku. Kepala adalah tempat pusat masuk dan keluarnya pengetahuan.


Ceritakan dong tentang Belleza dan single pertamanya
Nama Belleza sendiri diambil dari bahasa Italia yg artinya "cantik", seperti harapan kami yang ingin berkembang dan sukses dengan cantik. Belleza terbentuk sekitar 4 bulan lalu, pertama-tama tujuan kami berkumpul adalah untuk mengikuti sebuah lomba vocal group ternama di Indonesia, dan kami berhasil meraih peringkat 5 se-Jawa Timur. Setelah lomba berakhir, karena kami sudah terlanjur dekat, kami memutuskan untuk melanjutkan grup ini dan membuat lagu-lagu. Single pertama Belleza berjudul "PERASAAN". Dibuat oleh Yudhis "Nhama", dan diaransemen oleh DJ Rovie. Proses recording single ini cukup singkat, hanya seharian penuh.

Nara, Della Dewini, Eka Putri Yasika, Intan Puspitasari dan Diena Marettha dalam Belleza
Kenapa kamu suka kucing? Sudah berapa banyak kucing yang kamu pelihara?
Remember that cat was The King of Egypt's favorite pet? Saking cintanya dia pada kucingnya, dia berhasil membuat kucing menjadi binatang yang dicintai rakyatnya, bahkan dianggap sebagai hewan suci. Menurutku, selain bulunya yang fluffy, kucing itu hewan yang cerdas sekaligus misterius. Sampai saat ini aku sudah memelihara banyak sekali kucing, namun sekarang hanya 1 yang aku pelihara, namanya Meng. I love her so much. Aku pernah menangis karena dia sempat hilang dan akhirnya aku temukan lagi.





Apa saja prestasi yang pernah kamu raih?
Dulu waktu masih SMP, aku aktif sekali menulis. Cerpenku pernah dimuat di salah satu majalah remaja dan aku pernah menjuarai lomba penulisan karya ilmiah remaja. Sedangkan waktu SMA, aku sangat aktif di bidang cheerleading dan dance, dan tim kami menjuarai berbagai lomba. Dan pengalaman berharga sekaligus prestasi membanggakan yang pernah aku raih adalah, aku dan tim paduan suara PSM Universitas Jember berhasil meraih gold medal dan gelar best performance di ajang paduan suara besar di dunia, 5th Grand Prix Pattaya 2012 di Thailand




Suka sastra sejak kapan?
Since I was born to this world. Hehehe.


 You can dance, singing, good in modelling sempet kepikiran untuk masuk ke sekolah seni gak?
Definitely yess. Sempat kepikiran masuk sekolah seni. Aku suka semua yang berseni.

 Is it easy for you to tell people how you feel?
Sometimes it is not that easy to tell people how I feel. I'm not really an extrovert person although my closest friends always say that I'm expressive. Sometimes I fell like I was born in a wrong place and in a wrong time. But that's just fine because I have my family and friends who understand me so well.

Do you have any good or bad moments of your life that you never forget?
Well, every good moment is precious, and every bad thing is considered an experience. Setiap kenangan indah pasti akan aku ingat, dan kenangan buruk bukan untuk diingat, tapi untuk dijadikan pelajaran.


Apa tujuan hidupmu?
Tujuan hidupku? Do everything positive to reach everything positive. Aku ingin keliling dunia untuk bisa melihat dunia dengan mata kepalaku sendiri, help people who need it and if I can, I wanna change this world to be a better place. No war, no misery, no pain. Dan, oh, aku juga ingin membahagiakan kedua orang tuaku.

31 December 2012

Nauval ; tentang ibu Farida Ariani

Val, apa arti ibu bagimu?
Bagiku ibu adalah the most prettiest woman in the world, mengalahkan Dian Sastro dengan kecantikannya yang terkenal elegan. Ibuku pernah salah kostum waktu menghadiri acara wisuda SMA-ku ; dengan bertaburkan make up tebal di wajahnya, dilengkapi dengan bulu mata palsu dan cincin Syahrini. Dengan percaya diri ibuku melenggak-lenggok menuju tempat yang disediakan, karena obsesinya setelah melihat ibu-ibu glamor saat wisudanya kakakku sebelumnya, maka acara wisuda SMA-ku dibuat balas dendam olehnya.



 Bagiku ibu adalah penyanyi yang hebat lebih hebat dari diva Indonesia Krisdayanti. Terbukti dengan kebiasaannya menyanyikan lagu milik Christina Aguilera yang berjudul Hurt saat memasak. Menyanyi dengan penuh penghayatan yang ceria tanpa mengerti lirik dan maknanya. Begitu pula dengan nada tinggi yang diimprovisasikan dengan vibra lembut yang memanfaatkan getaran tangannya saat menchop-chop daun bawang. Bagiku ibu adalah supermom lebih super dari Saras pahlawan panggilan dengan kode 008 itu. Terbukti caranya membuka hatinya untuk menerima curhatanku setiap malam di kamarku, hingga kami terlelap.

Ceritakan dong ibumu seperti apa?
Buatku ibu sangat lucu, semarah apapun ibuku tetap membuatku ketawa. Pernah suatu ketika ibuku marah besar hingga mengancamku untuk tidak melanjutkan kuliah. “Udah ya kamu gak usah kuliah lagi, kamu bantu ibu memberi makan ayam di belakang.” Karena aku gak pernah mengganggapnya serius ketika ia marah, jadi aku mengiyakan saja ancamannya. Tapi yang terjadi selanjutnya ibu berteriak “Oke ibu cabut kuliahmu. Jret!” karna kaget otomatis aku menirunya bilang “JRET!” lalu kami tertawa terbahak-bahak dan suasana pun cair. Ternyata sebenarnya ibu mau bilang “Deal!” tapi entah mengapa yang keluar malah kata “JRET!” .

Sifat apa yang paling kamu kagumi dari ibumu?
Sifat ibu yang membuatku kagum yaitu caranya menghadapi cobaan dengan tabah dan tawakal, hingga cobaan itu ia selesaikan dengan tuntas dan berakhir dengan bahagia.



 Apa yang ibumu takutkan?
Ibuku sangat takut dengan tikus, cindil, dan boneka anjing kecil milik kakakku. Ketika kami berpergian naik mobil aku menuntut untuk ditraktir bakso Pak Dollah, jika ibu tidak setuju maka akan aku takut-takuti dia dengan boneka anjing yang menjadi penghias mobilku. Akhirnya ibu menyerah juga.

 Dear ibu Farida Ariani, cinta ibu kepadaku terlalu besar hingga aku tidak mungkin untuk tidak mencintaimu lebih. Aku cinta ibu.

 Salam bakti
‘lik' Nauval Afnan
(lik adalah panggilan sayang ibu kepadaku.)